Langsung ke konten utama

Postingan

Tiga pilar Muhammadiyah

Tahukah kamu orang-orang yang mendustakan Muhammadiyah? “Yaitu orang-orang yang menghardik Angkatan Muda Muhammadiyah, menggerogoti Amal Usaha Muhammadiyah, serta tak peduli pada prahara keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan”. Kalimat diatas tertorehkan pada sebuah stiker kumal, yang tertempel pada dinding kusam Gedung Pusdiklat Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), di Jalan Lompobattang 201, sekitar awal dekade 2000-an. Kalimat tersebut sebenarnya cukup singkat, namun mampu merepresentasikan kegelisahan kaum mudaMuhammadiyah kala itu. Kalimat tersebut bukan sekadar menggambarkan persoalan, namun secara tersirat juga menggambarkan strategi perjuangan yang dilakukan Muhammadiyah. Jika Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menyosialisasikan empat pilar bangsa (UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI), maka tulisan ini ingin menawarkan tiga pilar yang kerap dipercakapkan dalam sejumlah grup media sosial para aktivis Muhammadiyah, baik melalui Facebook ataupun Whats App. Ketiga pi...

Bermuhammadiyah, ikuti koridor organisasi

Oleh: Haedar Nashir (Ketua Umum PP Muhammadiyah) Muhammadiyah itu organisasi besar yang berdiri tegak di atas sistem, dengan amal usaha dan jaringan yang luas. Kekuatan Muhammadiyah berada dalam sistem, bukan atas hasrat dan kehebatan individual. Muhammadiyah itu Persyarikatan. Dalam Berita Tahunan tahun 1927 disebutkan, “Kalimat Syarikat itu berarti kumpulannya beberapa orang untuk melakukan sesuatu dengan semufakat mungkin dan bersama-sama”. Muhammadiyah sebagai Persyarikatan dalam berpikir, berpendapat, dan bertindak didasarkan pada prinsip-prinsip gerakan seperti Manhaj Tarjih, berbagai pandangan resmi organisasi seperti Kepribadian dan Khittah, serta segala kebijakan dan ketentuan organisasi. Itulah koridor Muhammadiyah yang harus ditaati dan dijadikan pedoman oleh seluruh anggota dan kader, lebih-lebih pimpinan di semua tingkatan dan institusi Muhammadiyah. Jangan membawa kemauan dan kehendak sendiri-sendiri, yang melanggar koridor organisasi. Saat ini Muhammadiyah menghadapi ber...

Mengenang Prof Malik Fajar

KETUA Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof. Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Malik Fadjar, M.Sc. berpulang di usia 81 tahun. Rektor UMM periode 1983-2000 ini menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 19.00 WIB di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan. Kabar meninggalnya Prof. Malik Fadjar itu dibenarkan pihak UMM pada Senin (7/9) malam melalui siaran resminya.  Abdul Malik Fadjar lahir di Yogyakarta pada 22 Februari 1939. Ia dikenal sebagai tokoh bangsa yang sangat peduli pada dunia pendidikan. Sebagai anak seorang guru yang juga aktivis Muhammadiyah, Malik Fadjar adalah sosok yang mewarisi jiwa aktivisme dan kepemimpinan ayahnya, Fadjar Martodiharjo yang di kalangan Muhammadiyah dikenal sebagai tokoh yang bijaksana dan mengayomi. Darah guru terbukti menancap kuat dalam dirinya, terutama sejak ia menjadi guru agama di daerah terpencil di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 1959, yaitu Sekolah Rakyat Negeri (SRN) Taliwang. Selanjutnya, p...

Wakaf Muhammadiyah

Hari-hari ini sangat menarik ketika mengikuti narasi-narasi yang dituliskan di media social baik FB, Instagram ataupun grup WA terkait dengan pengisian jabatan di kabinet presiden Jokowi periode 2019 – 2024. Ada yang menggerutu atau bahkan memaki-maki karena kadernya tidak masuk dalam daftar pembantu Presiden sekarang ini. Bahkan lebih konyol lagi ada yang mengolok-olok Muhammadiyah dengan kata-kata tidak bisa “ndalil” dan tidak bisa membaca “Kitab Kuning”. Padahal Muhammadiyah tidak ada hubungannya dengan penyusunan personal dalam kabinet, karena penyusunan itu murni hak prerogatif presiden terpilih. Muhammadiyah tidak pernah meminta jabatan, ataupun posisi di pemerintahan walaupun jika ditillik secara historis jasa Muhammadiyah bagi bangsa ini sangatlah besar. Muhammadiyah tidak pernah minta jatah Menteri Agama, walaupun keberadaan kementerian agama dulunya merupakan gagasan tokoh Muhammadiyah dari Jawa Tengah, KH Abu Dardiri bersama dengan tokoh Masyumi lainnya yakni K.H.M Saleh Sua...

Data Wakaf Muhammadiyah Cabang Pakem

NO DUSUN DESA LUAS TANAH (M2) PEMANFAATAN TANAH WAKIF NAZHIR SERTIFIKAT AIW/APAIW NAMA NO TGL NO TGL 1 2 3 4 5 6 7 10 11 12 13 1 Sambi Pakembinangun 166 Masjid At Taqwa Wiro Diharjo Muhammadiyah 954 18/08/1994 W2/66/1992 18/4/1994 2 Pakem Tegal Pakembinangun 1535 Poliklinik R. Harjo Sumarto Muhammadiyah 1017 22/02/1995 W2/89/1994 9/3/1994 3 Watuadeg Purwobinangun 496 P. Asuhan Nur Singgih Muhammadiya Dec-39 3/8/2005 W2/01/05 24/01/2005 4 Jamblangan Purwobinangun 208 P. Asuhan Putri Soekiman Muhammadiyah 14708 9/4/2007 W2/10/2006 31/07/2006 5 Jamblangan Purwobinangun 224 P. Asuhan Putri H. Moehadi Muhammadiyah 14706 9/4/2007 W2/09/2006 31/07/2006 6 Jamblangan Purwobinangun 593 Masjid Al H...